Selasa, 06 Maret 2012

INSPIRASIKU

Proker Ane Terdekat Budidaya Lele Terinspirasi oleh mata kuliyah metode penelitian pendidikan karena kebutuhan hidup yang mendesak keharusan mandiri Pemberdayaan Lahan Yang Kurang Produktif Konsepnya menanam sayur-sayuran yang sekiranya dapat diusahakan dengan sampilan kuliyah memanfaatkan lahan didaerah perkotaan mencari klien untuk bekerja sama dalam hal permodalan pelaksanaan semester enam pemasaran tidak ada masalah Pulsa Elwktrik harus tetap jalan konsistensi yang tinggi bertahan untuk menang sedikit-sedikit lama-lama memnjadi bukit Kulyah Secepatnya cepetan yuk selesaikan kuliyahnya Melanjutkan Kuliyah melanjutkan sekolah lagi yang lebih tinggi Mandiri meskipun tertatih-tatih ayo to semangat ya

Jumat, 11 November 2011

air hujan datangnya ngin menggiring uap dari kejauhan menyatukan hawa menjadi dingin daun-daun berguguran terkena hempasan mahasdahsyat angin menerjang celah demi celah memaksa mereka mengalah air hujan datang jatuh dari langit membawa bibit kehidupan untuk manusia di bumi ini.

Rabu, 02 November 2011

Contoh Proposal LK 2 Tingkat Nasional HMI
I. DASAR PEMIKIRAN
Masyarakat Indonesia yang relijius dewasa ini sedang terpuruk dalam himpitan krisis dan terbelakang dalam berbagai aspek kehidupan. Laporan pengamat asing satu dekade yang lalu tentang Indonesia yang penuh dengan the lousy work ethics and serious corruption (etos kerja yang payah dan korupsi yang nemen) ternyata kini tidak bisa digugat lagi. Krisis ekonomi yang kemudian menjadi krisis politik, diyakini bersumber dari krisis moral. Pembangunan nasional yang selama ini berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan terciptanya stabilitas nasional terbukti telah meruntuhkan sendi-sendi moral dan etik yang seharusnya melandasi seluruh praktek politik dan ekonomi bangsa ini. Kenyataan ini sudah sewajarnya dibaca sebagai kegagalan pembangunan di bidang agama. Agama yang seharusnya memberikan sumbangan terbesar dalam pembentukan budaya dan moralitas luhur bangsa tidak mampu memberikan landasan etis bagi penciptaan manusia Indonesia yang berbudi luhur atau akhlaqul karimah. Salah satu inti sikap budi luhur adalah amanah atau trust yang agaknya selama ini masih jauh dalam kehidupan sehari-hari. Ajaran agama sementara ini sering dipisahkan dari kepedulian sosial dan lingkungan. Sebagai konsekuensi logis muncullah dikotomi wahyu dengan alam, wahyu dan akal, serta antara wahyu dan realitas sosial. Dikotomi yang pertama telah menyebabkan kemiskinan penelitian empiris dalam pendidikan agama serta jauhnya apresiasi kaum agamawan terhadap alam Indah Indonesia, samudra nang cantik, dan dikotomi kedua telah melanggengkan wajah keberagamaan yang monotonik. Sedangkan dikotomi yang ketiga telah mengabsahkan sikap keberagamaan yang lebih mementingkan kesalihan pribadi dari kesalehan sosial.
Kontrol sosial demikian melemah dalam sosio-relijus budaya kita karena kaum elit agama terlalu menyatu dengan kekuasaan serta umat sudah terbiasa dalam iklim ketidak jelasan dan budaya pasif. Social control yang lemah pada dasarnya juga diakibatkan oleh ketidak seimbangan pemahaman ajaran hablum minallah (in bond with God) dan hablum minannas (in bond with people). Karena ajaran yang terakhir tidak populer maka masyarakat kita sudah terkondisi dalam tradisi dan suasana yang membiarkan korupsi melembaga. Penyebab korupsi total ini di antaranya disebabkan pemahaman dan penghayatan agama yang lebih mementingkan seremoni di atas substansi, ritual di atas kekhusyukan pribadi, serta kesalehan pribadi di atas kesalehan sosial dan kelaparan rakyat. Dengan kata lain masih tampak jelas fenomena keberagamaan yang sering memilah-milah kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, serta berekonomi.
Jika kita menemukan kenyataan tradisi menghormati berbeda pendapat yang merupakan salah satu tiang demokrasi, lemah dalam dunia Islam khususnya di Indonesia, barangkali hal ini tidak bisa dipisahkan dari suburnya ajaran taqlid (irrational appeal: dalam bahasa ilmiah), fanatisme dalam budaya kita, serta kolonialisme Belanda yang sangat lama. Perlu kita renungkan mengapa demokrasi ternyata lebih mulus berjalan di Filipina, Thailand, dan Malaysia yang memiliki mantan penjajah non-Belanda. Melihat kenyataan ini kita harus memutar arus untuk mengembangkan tradisi menghormati dan mencari hikmah beda pendapat yang dilandasi dengan moral agama. Menarik untuk disimak bahwa dalam al-Qur'an tidak kurang dari 170 kali kata sami`a disebutkan dengan berbagai macam bentuk dan substansinya.
Berbagai masalah sosial budaya dan keagamaan yang terjadi semakin memperjelas dan meyakinkan kita bahwa masalah kemerosotan moral dan kemiskinan adalah masalah kita bersama. Budaya bangsa kita disamping memiliki unsur-unsur positif harus diakui juga mengandung unsur-unsur negatif. Mental agraris telah mewarnai mentalitas manusia Indonesia. Cara pandang agraris mencerminkan sikap statis, tidak produktif karena pasrah pada siklus waktu. Melihat kondisi ini, culture of poverty (kultur miskin) yang masih menjadi ajang perdebatan para sosiolog, bisa jadi sah-sah saja dialamatkan ke bangsa kita. Hal-hal tersebut mengundang pemikiran mendalam untuk menata kembali kehidupan beragama yang lebih menyejukkan, santun, damai, dan peduli terhadap masalah-masalah social.
Akhirnya tolak ukur keberhasilan pembinaan agama di sini bukan lagi diukur dari jumlah, angka-angka tapi lebih dari sisi kualitas keberagamaan (relijiusitas) seseorang, kelompok, masyarakat, dan bangsa. Sejauh mana agama menjadi penggerak utama (prime-mover) dinamika kehidupan bermasyarakat dan berbangsa dan sejauh mana agama memberi response dan solusi positif terhadap permasalahan-permasalahan sosial seperti kemiskinan, krisis moral, korupsi, kolusi, ketidakadilan, dan lain-lain. Agama tidak akan lagi dijadikan sebagai alat legitimasi untuk pembangunan di satu pihak, dengan melupakan penyakit-penyakit pembangunan, dan perubahan sosial yang lebih esensial di sisi lain.
Persoalan Umat dan bangsa adalah persoalan HMI yg berbasiskan Negara Indonesia, Sudah seharusnyalah HMI Merespon dan kemudian memberikan jawaban terhadap kondisi yg terlanjur menyelimuti sendi sendi kehidupan yang ada di Indonesia. Berangkat dari pemikiran di atas, maka HMI Cabang Limboto bermaksud mengadakan Intermediate Training (Latihan Kader II) Tingkat Nasional sebagai upaya dalam Merefleksi Kondisi Umat Dan Bangsa serta membangun tradisi intelektual di HMI sekaligus menjadikan pengetahuan sebagai arus utama dalam Problem Solving.

II. NAMA KEGIATAN
Nama kegiatan ini adalah ” Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cab. Limboto”.


III. TUJUAN DAN TARGET
a. Tujuan :
Terbinanya Kader HMI yang mempunyai Kemampuan intelektual dan mampu mengelola organisasi serta berjuang untuk meneruskan dan mengemban misi HMI.
b. Target :
• Memiliki Kesadaran Intelektual ytang kritis, Dinamis, Progresif, Inovatif, dalam memperjuangkan misi HMI
• Memiliki kemampuanh manejerial dalam berorganisasi

IV. LANDASAN KEGIATAN
• Refleksi tafsir Al-Quran berkenaan dengan fitrah manusia (Ar-Rum:30), pengakuan terhadap Tuhan sebagai Zat Pencipta ( Al-Araf : 172) Kesetaraan (Al-Hujarat : 13), Keshalehan Individu maupun Kedalehan Sosial (Al-Qashash : 5 dan Al-Araf : 37)menegakan Kebenaran ( Al-Imran : 110), dan Ikhlas dalam perjuangan ( Al-An’am : 162-163)
• Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI.
• Pedoman Pengkaderan Himpunan Mahasiiswa Islam

V. WAKTU DAN TEMPAT
Tempat : Gedung Marten Liputo, Kab. Gorontalo
Waktu : Jum’at - Sabtu, 01 April – 9 April 2011

VI. MATERI KEGIATAN
a. Materi screaning
1. Ke-Islaman
2. Konstitusi (Ke-HMI-an)
3. Nilai-nilai Dasar Perjuangan
4. Manajemen Kepemimpinan dan Organisasi
5. Mision HMI
6. Wawasan Nasional
7. Makalah
b. Materi Kegiatan LK II
1. Teori-teori perubahan sosial
2. Pendalaman mission HMI
3. Pendalaman Nilai-nilai Dasar Perjuangan NDP HMI
4. Pendalaman idieopol stratak
5. Pendalaman kepemimpinan dan manajemen organisasi
6. Materi-materi yang mengacu pada tema kegiatan

VII. METODE PENCAPAIAN KEGIATAN

• Dalam pengelolaan latihan kader II ( intermediate training) untuk mencapai tujuan dan target digunakan metode sebagai berikut : ceramah, diskusi, studi kasus (simulasi), presensi dan testing Evaluasi Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan latihan dan pencapaian target latihan, penilaian:
a. Makalah dan uji makalah
Pengujian makalah dilakukan berdasar pada presentasi makalah pada saat training (Ditentukan Oleh MOT/SC) sedangkan pada saat screening hanya dilakukan pengujian aspek judul, perumusan makalah, sistematika penulisan, relevansi teori, judul dan masalah, penggunaan data, analisa dan solusi pemecahan masalah serta referensi. Penilaian presentasi makalah dilakukan secara partisipatif (peserta) dan oleh pemandu.
b. Kemampuan intelektual (kekayaan wacana, daya analisis dan kritis)
c. Pemahaman tentang nilai-nilai keislaman dan kebangsaan
d. Aktifitas forum
Penilaian aktifitas forum berdasarkan pada :
• Argumentasi/feed back
• Keterkaitan dengan masalah
• Analisa masalah
• Etika forum
e. Kepemimpinan (sikap moral dan kepekaan social)
f. Disiplin
Penilaian kedisiplinan berdasarkan pada kehadiran setiap session dengan tepat waktu dan keseriusan dalam mengikuti materi.
g. Penugasan (tertulis) dan presensi
Penilaian tertulis berdasarkan pada :
Selisih pre test dan post test
Resume Banding Baik indifidu maupun kelompok

VIII. BOBOT PENILAIAN DAN SKALA PENILAIAN
a. aspek kognitif 40%
b. aspek apektif 30%
c. aspek psikomotorik 30%
1. 0 – 50 = Tidak Lulus
2. 51 – 100 = Lulus Besyarat
3. 101 – 200 = Lulus Cukup
4. 201 – 500 = Lulus Memuaskan


IX. PESERTA KEGIATAN
Kegiatan ini akan diikuti oleh utusan dari HMI cabang Se-Indonesia sesuai kualifikasi panitia yang memenuhi persyaratan dengan penilaian sebagaimana terlampir.

XI. SUMBER ANGGARAN KEGIATAN
Dalam kegiatan LK II tingkat nasional HMI cabang Limboto ini kami menggunakan dana yang berasal dari:
1. Kas HMI cabang Limboto
2. Sumbangan instansi pemerintahan dan swasta
3. Sumbangan simpatisan dan alumni HMI
4. Kontribusi peserta
5. Sumber dana yang halal dan tidak mengikat

XII. ORAGANISASI KERJA
Organisasi kerja LK II tingkat Nasional HMI Cabang Limboto ini terdiri dari Master Of Training (MOT) sebagai pemandu jalannya kegiatan, steering commite (SC) sebagai tim pengarah dan Organizing comittee (OC) sebagai panitia pelaksana

XIII. LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Persyaratan Peserta
2. SK Susunan Panitia Penyelenggara
3. Anggaran Biaya Kegiatan
4. Agenda Acara
5. Daftar peserta

XIV. PENUTUP
Demikian proposal ini kami susun sebagaimana acuan pelaksanaan kegiatan Intermedite Training (LK II) Tingkat Nasional HMI Cabang Limboto untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya, serta sebagai pertimbangan berbagai pihak dalam memberikan bantuan. Semoga kegiatan ini mampu memberikan kontribusi dan sumbangsih yang positif dalam pengembangan Sumber Daya Insani pembangunan bangsa. Semoga apa yang kita berikan dan lakukan mendapat Ridha Allah SWT. Amin
Billahitaufiq Walhidayah
Wassalu alaikum Wr. Wb.
Limboto , 5 Rabiul Akhir 1432 H
9 Maret 2011 M
Organizing Committee
Intermediate Training (LK II)
HMI Cabang Limboto
Ttd Ttd
Rustam Yusuf Andre Bone
Ketua OC Sekretaris

Mengetahui,
PENGURUS HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
HMI CABANG LIMBOTO

Ttd

FACHMI RUDIAWANSYAH MOPANGGA
KETUA UMUM

Lampiran I
PERSYARATAN PESERTA INTERMEDITE TRAINING ( LKII ) TINGKAT NASIONAL IMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) CABANG LIMBOTO
PERSYARATAN

A. Persyaratan Umum.
1.Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan panitia.
2.Menginformasikan tentang keikutsertaan sebagai peserta kepada panitia 3 (tiga) hari sebelum tanggal pelaksanan.
3.Menyerahkan surat mandate atau rekomendasi dari pengurus HMI cabang asalnya masing-masing
4. Menyerahkan pas fhoto 3x4 sebanyak 4 lembar
5. Membayar kontribusi sebesar Rp. 150.000,- (Seratus Limu Puluh Ribu Rupiah), tanpa negosiasi .dan Dengan
rincian sebagai berikut :
No Keperluan Jumlah (Rp)
1 Makan, snack, dan penginapan selama training 136.000,-
2 ID Card 5.000,-
3 Block Note 5.000,-
4 Map 1.000,-
5 Sertifikat 3.000,-
Jumlah Total 150.000,-
6. Peserta wajib terlebih dahulu mengikuti Screening
7. Panitia mempunyai hak mencabut status peserta
8. peserta diwajibkan menghafal hadis maximal10 hadis dan mengetahui serta memaknai isi al-qur’an
9.Apabila salah satu tidak terpenuhi dari persyaratan, maka dipersilahkan dengan segala hormat untuk tidak datang.

B. Peryaratan Khusus.
1. Anggota HMI yang telah 6 (enam) bulan lulus LK I (Basic Training) dibuktikan dengan menyerahkan sertifikat LK I
2. Wajib membuat makalah dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Makalah sesuai tema yang telah ditentukan oleh panitia, pada masing-masing cabang.
b. Makalah diketik rapi minimal 18 lembar, Paper A4, karakter huruf Times New Roman, size 12, Line spasi 1,5, Margin : top 4 cm, Left 3 cm, Bottom 3 cm, Right 3 cm.
c. Makalah dibuat 3 rangkap.
d. Makalah dibuat dengan kaidah karya tulis Ilmiah.
e. Referensi pendukung makalah min 10 buku ( tidak termasuk artikel,Koran,dan internet.) dan referensi tersebut dibawa saat Screening makalah.

Lampiran II
SURAT KEPUTUSAN
NO : 036/KPTS/A/4/1432 H
TENTANG
KOMPOSISI PANITIA INTERMEDIATE TRAINING (LK-II)
HMI CABANG LIMBOTO
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Dengan senantiasa mengharap Ridho dan Rahmat Allah SWT, pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Limboto, setelah :
MENIMBANG : 1. Bahwa demi lancarnya kegiatan INTERMEDIATE TRAINING (LK-II)Tingkat Nasional HMI Cabang Limboto maka perlu diterbitkan SK Kepanitiaan;
2. Bahwa demi kelancaran proses pelaksanaan kegiatan tersebut pada point (1) maka perlu di bentuk Komposisi Panitia

MENGINGAT : 1. Anggaran dasar HMI;
2. Anggaran Rumah Tangga HMI,

MEMPERHATIKAN : 1. Pedoman perkaderan HMI;
2. Hasil keputusan rapat 4 Desember 2010 dan 8 Maret 2011 tentang Pembentukan Organizing Commite dan Stering Comittee Intermediate Training (LK-II) HMI Cabang Limboto

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : 1. Mengesahkan Komposisi Panitia (LK-II) HMI Cabang Limboto sebagaimana terlampir.
2. Surat keputusan ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab;
3. Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau kembali tekecuali terdapat kekeliruan di dalam penetapannya.
Billahittaufiq Wal hidayah


Ditetapkan di : Limboto
Pada tanggal : 5 Rabiul Akhir 1432 H
9 April 2011 M

Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam
(HMI) Cabang Limboto

Ttd
FACHMI R. MOPANGGA
KETUA UMUM

Ttd
Ronal Van Mansyur
WASEKUM

Lampiran II: SURAT KEPUTUSAN NO : 036/KPTS/A/4/1432 H TENTANG KOMPOSISI PANITIA
INTERMEDIATE TRAINING (LK-II) TINGKAT NASIONAL HMI CABANG LIMBOTO

Penanggung Jawab : FACHMI R. MOPANGGA (KETUA UMUM HMI CABANG LIMBOTO)
MOT : IRVIN NEHRU
STERING COMMITTEE : SOFYAN ISHAK
USMAN H. BAY
ZAITUN K.DJABI
RAHMAD MOHAMMAD
YUSLAN SAMADI
AGUSTI M. GOMA
RINA MOBI
SILVIANA YUNUS TANIU
MOHAMAD AVAN SUYANTO
GHALIB LAHIDJUN
ISKANDAR BASOAN
GUSTAN GOMA
STENLI NIPI
NUR ISTYAN HARUN
SEYHAN ALAMRI
RUSTAM YUSUF (ex. Office)

1. KETUA : Rustam Yusuf
2. SEKERTARIS : Andre Bone
3. BENDAHARA : Santi Pakaya
4. SEKSI-SEKSI
a. ACARA
KOORDINTAOR : Iramaya Nusa
ANGGOTA - Jefri Jakaria
- Hadijah Hamzah
- Suharti
- Mirwana Pammu
-Harty Bachtiar

b. ADMINISTRASI
KOORDINTAOR :Mimin Yunus
ANGGOTA - Ramin Lanio
- Meylandris Laima
- Abdul Wahab Olii
- Izkar
- Nurwita Ismail

c. DANA
KOORDINATOR : Melisa Towadi
ANGGOTA - Indri Pomou
- Olvin Mayorina JS. Pakili
- Putra Mokodompit
- Eva Rahmawati Haras
d. PERLENGKAPAN
KOORDINTAOR : Riyanto Ismail
ANGGOTA - Yoslan K. Koni
- Yowan Sukarna
- Abdulrahman Adjilahu
- Ayub Rasyid
- Infrans Mayulu
e. DOC DAN PUBLIKASI
KOORDINATOR : Marten Abas
ANGGOTA - Suleman Adjilahu
- Ronal Anwar
- Fredi Eyato
- Ismail Dani
- Yasin Mahadjani
f. TRANSPORTASI
KOORDINATOR : Romatun Alamri
ANGGOTA - Siska Ahaya
- Chandra
-Fader Zuberi
- Minarty Mobonggi
- Betris Udonti
g. KEAMANAN
KOORDINATOR : Riyan Nasaru
ANGGOTA - Sucipto Potabuga
- Jamal
- Rois Potale
- Siska Yusuf
h. KONSUMSI
KOORDINATOR : Vita Charolina Kahar
ANGGOTA - Sri Nispa Y. Slamet
- Marmawira Kau
- Susan Pakaya
- Selin Due
- Wati Mada
- Wati Maya
i. KESEHATAN
KOORDINATOR : LKMI HMI Cabang Limboto







Lampiran III
ESTIMASI DANA INTERMEDIATE TRAINING (LK II) TINGKAT NASIONAL HMI CABANG LIMBOTO
Tanggal 01 – 09 April 2011
1. Kesekretariatan
No. Uraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah
1 Kertas Kop 2 rim 85,000 170,000
2 Amplop Berkop 1 dus 25,000 25,000
3 Tinta Printer 3 buah 25,000 75,000
4 Pengiriman Proposal 100 buah 100,000 1,000,000
5 Penggandaan Draft materi 61 buah 10,000 610,000
6 Stiker 200 buah 2,000 400,000
7 Id Card Panitia dan Peserta 80 buah 500 40,000
8 Stempel Panitia 1 buah 30,000 30,000
9 Tinta dan bantalan 1 buah 10,000 10,000
10 Spidol 10 buah 5,000 50,000
11 Kwitansi 1 buah 5,000 5,000
12 Komunikasi 20 buah Voucer 50,000 1,000,000
13 Pembuatan Vandel 20 buah 100,000 2,000,000
14 Kertas Plano 150 buah 250 37,500
Jumlah 5,452,500

2. Akomodasi dan Transportasi
No. Uraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah
1 Sewa Gedung (8Hari) 1 Ruang 1,000,000 8,000,000
2 Sewa Kamar (6 hari) 65 kamar 50,000 19,500,000
3 Sewa Mobil (6 hari) 1 unit 300,000 1,800,000
5 BBm 100 liter 4,800 480,000
Jumlah 29,780,000

3. Perlengkapan, Publikasi dan Dokumentasi
No. Uraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah
1 Spanduk 8 lembar 200,000 1,600,000
2 Dekorasi 1 paket 500,000 500,000
3 Bendera HMI/merah putih 200 buah 9,000 1,800,000
4 Perlengkapan sidang 1 paket 200,000 200,000
5 Cuci cetak film 3 buah 50,000 150,000
6 PPK 1,500,000
Jumlah 5,750,000

4.Konsumsi
No Uraian Volume Satuan Harga Satuan (Rp) Jumlah
1 Snack pembukaan 250 buah 3,000 750,000
2 Makan pembukaan 250 buah 7,000 1,750,000
3 Makan peserta 61x3x6 orgxhari 7,000 7,686,000
4 Makan panitia 20x3x6 orgxhari 7,000 2,520,000
6 Cofee dan Snack Peserta 61x2x6 orgxhari 3,000 1,098,000
7 Aqua 10 kardus 25,000 250,000
Jumlah 14,054,000

REKAPITULASI
No Uraian Jumlah
1 Kesekretariatan 5,452,500
2 Akomodasi dan Transportasi 29,780,000
3 Pubdekdok 5,750,000
4 Konsumsi 14,054,000
Jumlah 55,036,500

Jumlah keseluruhan biaya adalah 55,036,500 (Lima Puluh Lima Juta Tiga Puluh Enam Ribu Lima Ratus Rupiah)
Informasi hubungi:

1. Fachmi Mopangga (Ketua Umum) : 085256678813
2. Rustam Yusuf (Ketua Panitia) : 085256406405
3. Andre Bone (Sekretaris Panitia) : 085240255920
4. Gustan Goma (Kabid PA) : 085256907168








Lampiran IV
AGENDA ACARA
INTERMEDIATE TRAINING (LK II) TINGKAT NASIONAL
HMI CABANG LIMBOTO

Jum’at, 01 April 2011
Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.00-11.00 Regristasi Peserta OC
11.00-13.00 Ishoma
13.00-23.30 Screening Peserta Team Screening



Sabtu, 02 April 2011
08.00-18.30 Lanjutan Screaning Team Screaning
19.00-19.30 Persiapan Pembukaan OC
19.30-21.00 Upacara Pembukaan
Membangun tradisi Intelektual : upaya menjadikan pengetahuan sebagai arus utama dalam Problem Solving.

Anas Urbaningrum
Dr. Ir. Gusnar Ismail (Gubernur Gorontalo)

21.00-23.00 Pengantar Assesment peserta; pemahaman bersama mengenai muatan latihan, tujuan, metodologi dan Membangun Landasan IntermediateTraining Pemandu





Minggu, 03 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.30 Persiapan Acara OC
08.30-09.00 Pre Test Pemandu
09.00-12.00 Materi I
TEORI-TEORI PERUBAHAN SOSIAL

“SCIENTIFIC Islam : Interpretasi Paradigma Islam Dalam Kultur Sosial”
• Prof. Dr. Amien Rais (Mantan Ketua MPR-RI)
• Razak Umar (Intelektual Muda)
• Funco Tanipu (Akademisi)
12.00-13.00 Ishoma
13.00-16.00 Materi II
TEORI-TEORI PERUBAHAN SOSIAL
Perhelatan Teori-teori Sosial di Dunia Barat dan Islam.

• Prof. M. Dawam Rahardjo (Intelektual Muslim)
• Basri Amin (Intelektual Muda)
16.00-16-30 Isho
16.30-17.30 Diskusi Kelompok Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 Materi 3
Sinergi HMI : upaya mendekonstruksi golden frezzar.
• Andi Sukmono Kumba
• Hamzah Sidiq
22.00-23.30 Pendalaman Materi Pemandu



Senin, 04 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.00 Persiapan Acara OC
08.00-09.00 Review Materi Peserta
09.00-12.00 Materi IV
HMI Dalam Sejarah : Refleksi dan Kritik Terhadap Fase-fase HMI
• Prof. Dr. Agussalim Sitompul

12.00-13.00 Ishoma
13.00-16.00 Materi V
Gerakan Organisasi Mahasiswa : Mewujudkan Independensi dan perjuangan HMI.
Kabid PTKP PB HMI
16.00-16.30 Isho
16.30-17.30 Diskusi Kelompok Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 Materi VI
Pendalaman NDP

“Gerakan Pengetahuan Sebagai Proses Objektifikasi Terhadap Nilai-nilai Keislaman”

• DR. Muh. Sabry AR, M.Ag
• Muclisani Ichsan
22.00-23.30 Pendalaman Materi Pemandu

Selasa, 05 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.00 Persiapan Acara OC
08.00-09.00 Review Materi Peserta
09.00-11.00 MateriVII
Pendalaman NDP

“Relasi Nilai-nilai Islam Sebagai Pondasi Gerakan Pengetahuan dan Pembangunan Peradaban Indonesia Abad 21 .

• Thoriq Modanggu (Cendekiawan Muslim)

11.00-13.00 Ishoma

13.00-16.00 Materi VIII
Pendalaman Mission

“Mempertegas Independensi HMI : otokritik terhadap landasan perjuangan kader HMI.
• Sekjen PB HMI
2010-2012
16.00-16.30 Isho
16.30-17.30 Diskusi Kelompok Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 .Materi IX
Pendalaman Mission

Aktualisasi Mission HMI : Antara Idealitas dan realitas”
• Noer Fajriansyah
Ketum PB HMI
2010- 2012

22.00-23.30 Diskusi Kelompok Peserta

Rabu, 06 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.00 Persiapan Acara OC
08.00-09.00 Review Materi Peserta
09.00-12.00 Materi X
Upaya pemberantasan mafia Hukum :
Antara harapan dan kenyataan.

• Egy Sudjana
• Kapolda Gorontalo
• Kajati Gorontalo
12.00-13.00 Ishoma
13.00-16.00 Materi XI

Transformasi Nilai : membentuk karakter generasi berbudi luhur upaya merefleksi sistem Pendidikan ,

• Dr. Amir Joneng
• Prof. Dr. Nelson Pomalingo
• Weni Liputo
16.00-16.30 Isho
16.30-17.30 Diskusi Kelompok Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 Materi XII
KMO

Urgensi kepemimpinan dalam manajemen strategis kelembagaan gerakan sosial

• Dr. Sulastomo (Mantan Ketua Umum PB HMI)
• Marten Taha (Ketua DPRD Prov. Gorontalo)
• Dahlan usman
22.00-23.30 Diskusi Kelompok Peserta


Kamis, 07 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.00 Persiapan Acara OC
08.00-09.00 Review Materi Peserta
09.00-11.00 Materi XIII
IDIOPOLSTRATAK

“Islam dan Politik Mewujudkan Peradaban bangsa

• Anas Urbaningrum (Mantan Ketua Umum PB HMI)
• Elnino M. Husain Mohi (Anggota DPD R)


11.00-13.00 Ishoma

13.00-16.00 Materi XIV
IDIOPOLITORSTRATAK

“Nilai Etik Politik Dalam Pandangan Islam”
• Dr. Ir. Akbar Tandjung (Politisi)
• Arifin Dzakani (Anggota DPRD Prov. Gorontalo )
16.00-16.30 Isho
16.30-17.30 Diskusi Kelompok Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 Materi XV
Pengembangan Kepemimpinan kaum muda : Upaya mewujudkan demokrasi yang bermartabat dan berwibawa.

• Ahmad Dolli Kurnia
• Rusdiyanto Monoarfa
• Amin Mootalu
22.00-23.30 Diskusi Kelompok Peserta


Jum’at, 08 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
07.30-08.00 Persiapan Acara OC
08.00-09.00 Review Materi Peserta
09.00-12.00 Materi XVI
Gender dalam persfektif Hukum dan Sosial

• Lilan Dama (Akedemisi)
• Sri Dewi Nani (Aktifis perempuan)
12.00-13.00 Ishoma
13.00-16.00 Materi XVII
Ekonomi Pancasila: antara harapan, tantangan dan peluang dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera

• Bupati Gorontalo Utara
16.00-16.30 Isho
16.30-17.30 Analisa dan Studi Kasus Lapangan Peserta
17.30-19.00 Ishoma
19.00-22.00 Diskusi Kelompok
Peserta

22.00-23.30 Post Test (Evaluasi Akhir) Mot/SC



Sabtu, 09 April 2011

Waktu Materi Pemateri/Pelaksana
08.00-09.00 Perumusan Rekomendasi Peserta
09.00-09.30 Persiapan Acara Penutupan OC

09.30-12.00 Upacara Penutupan
12.00-13.30 Ishoma
13.30-....... Sayonara


Lampiran V
DAFTAR PESERTA
INTERMEDITE TRAINING (LK II) HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM
(HMI) CABANG LIMBOTO

Asal Cabang Code Makalah Jumlah Utusan
BADKO HMI NAD
HMI Cabang Banda Aceh I 1
HMI Cabang Lhokseumawe II 1
HMI Cabang Langsa III 1
HMI Cabang Takengon IV 1
HMI Cabang Sigli V 1
HMI Cabang Meulaboh VI 1
HMI Cabang Kutacane VII 1
HMI Cabang Kota Jontho Aceh Besar VIII 1
HMI Cabang Tapak Tuan IX 1

BADKO HMI SUMATERA UTARA
HMI Cabang Medan X 1
HMI Cabang Binjai XI 1
HMI Cabang Langkat XII 1
HMI Cabang Kisaran Asahan XIII 1
HMI Cabang Pematang siantar XIV 1
HMI Cabang Labuhan batu XV 1
HMI Cabang Padang sidempuan XVI 1
BADKO HMI SUMATERA BARAT
HMI Cabang Padang XVII 1
Hmi cabang Solok I 1
Hmi cabang Sawahlunto Sijunju II 1
Hmi cabang Lubuk Sikaping III 1
Hmi cabang Batu Sangkar IV 1
Hmi cabang Paya Kumbuh V 1
Hmi cabang Bukit Tinggi VI 1
Hmi cabang Padang Panjang VII 1
Hmi cabang Pariaman VIII 1
BADKO HMI RIAU-KEPRI1
HMI Cabang Pekanbaru IX 1
HMI Cabang Renget X 1
HMI Cabang Dumai XI 1
HMI Cabang Tembilahan XII 1
HMI Cabang Jambi XIII 1
HMI Cabang Batam XIV 1

BADKO HMI SUMBAGSEL
HMI Cabang Palembang XV 1
HMI Cabang Indralaya XVI 1
HMI Cabang Lubuk linggau XVII 1
HMI Cabang Sungai penuh I 1
HMI Cabang Sorolangun II 1
HMI Cabang Muara berlian III 1
HMI Cabang Bangka IV 1
HMI Cabang Pangkal pinang V 1
HMI Cabang Bandar lampung VI 1
HMI Cabang Metro VII 1
HMI Cabang Batu raja VIII 1
HMI Cabang Bengkulu IX 1
HMI Cabang Curup X 1
HMI Cabang Muara bungo XI 1
HMI Cabang Kerinci XII 1
BADKO HMI JABOTABEKA-BANTEN
HMI Cabang Jakarta (P) Barat XIII 1
HMI Cabang Jakarta pusat-utara XIV 1
HMI Cabang Jakarta Selatan XV 1
HMI Cabang Jakarta timur XVI 1
HMI Cabang Cilegon XVII 1
HMI Cabang Karawang I 1
HMI Cabang Ciputat II 1
HMI Cabang Bogor III 1
HMI Cabang Persiapan Kota Bogor IV 1
HMI Cabang Bekasi V 1
HMI Cabang Depok VI 1
HMI Cabang Serang VII 1
HMI Cabang Pandeglang VIII 1
BADKO HMI JABAR
HMI Cabang Bandung IX 1
HMI Cabang Subang X 1
HMI Cabang Sukabumi XI 1
HMI Cabang Garut XII 1
HMI Cabang Tasikmalaya XIII 1
HMI Cabang Ciamis XIV 1
HMI Cabang Jatinangor-Sumedang XV 1
HMI Cabang Kuningan XVI 1
HMI Cabang Purwakarta XVII 1
HMI Cabang Kabupaten bandung I 1
HMI Cabang Majalengka II 1
HMI Cabang Karawang III 1
HMI Cabang Cianjur IV 1
HMI Cabang Cirebon V 1
HMI Cabang Persiapan Indramayu VI 1
BADKO HMI JATENG-DIY
HMI Cabang Pekalongan VII 1
HMI Cabang Bulaksumur VIII 1
HMI Cabang Magelang IX 1
HMI Cabang Purwokerto X 1
HMI Cabang Kudus XI 1
HMI Cabang Surakarta XII 1
HMI Cabang Yogyakarta XIII 1
HMI Cabang Persiapan Kebumen XIV 1
HMI Cabang Solo XV 1
HMI Cabang Persiapan Blora XVI 1
HMI Cabang Semarang XVII 1
HMI Cabang Sukoharjo I 1
HMI Cabang Salatiga II 1
BADKO HMI JATIM
HMI Cabang Malang III 1
HMI Cabang Ponorogo IV 1
HMI Cabang Surabaya V 1
HMI Cabang Jember VI 1
HMI Cabang Persiapan Pacitan VII 1
HMI Cabang Tulungagung VIII 1
HMI Cabang Kediri IX 1
HMI Cabang Bojonegoro X 1
HMI Cabang Banyuwangi XI 1
HMI Cabang Pamekasan XII 1
HMI Cabang Jombang XIII 1
HMI Cabang Tulung agung XIV 1
HMI Cabang Bangkalan XV 1
HMI Cabang Pasuruan XVI 1
HMI Cabang Sumenep XVII 1
HMI Cabang Pacitan I 1
BADKO HMI NUSRA
HMI Cabang Denpasar II 1
HMI Cabang Mataram III 1
HMI Cabang Kupang IV 1
HMI Cabang Bima V 1
HMI Cabang Singaraja VI 1
HMI Cabang Selong VII 1
HMI Cabang Sumbawa VIII 1
BADKO HMI KALBAR
HMI Cabang Pontianak IX 1
HMI Cabang Singakawang X 1
HMI Cabang Sintang XI 1
HMI Cabang Mempawah XII 1
HMI Cabang Ketapang XIII 1
BADKO HMI KALTIM
HMI Cabang Samarinda XIV 1
HMI Cabang Tenggarong XV 1
HMI Cabang Balikpapan XVI 1
BADKO HMI KALSEL-KALTENG
HMI Cabang Banjarmasin XVII 1
HMI Cabang Palangkaraya I 1
HMI Cabang Barabai II 1
HMI Cabang Bajar baru III 1
HMI Cabang Amuntai IV 1
HMI Cabang Pers Kuala Kapuas V 1
HMI Cabang Kandang VI 1
BADKO HMI SULTENGGO
HMI Cabang Manado VII 1
HMI Cabang Tondano VIII 1
HMI Cabang Bitung IX 1
HMI Cabang Bolaang Mangandow X 1
HMI Cabang Limboto XI 15
HMI Cabang Gorontalo XII 5
HMI Cabang Palu XIII 3
HMI Cabang Poso XIV 3
HMI Cabang Luwuk Bangai XV 3
HMI Cabang Toli-Toli XVI 3
HMI Cabang Persiapan Boalemo XVII 3
BADKO HMI SULSELRA
HMI Cabang Makasar I 1
HMI Cabang Makasar Timur II 1
HMI Cabang Gowa Raya III 1
HMI Cabang Kendari IV 1
HMI Cabang Bone V 1
HMI Cabang Bulukumba VI 1
HMI Cabang Bau-Bau VII 1
HMI Cabang Palopo VIII 1
HMI Cabang Unhas IX 1
HMI Cabang Pinrang X 1
HMI Cabang Pare-Pare XI 1
HMI Cabang Wajo XII 1
HMI Cabang Soppeng XIII 1
HMI Cabang Polemaju XIV 1
HMI Cabang Sidrap XV 1
HMI Cabang Maros XVI 1
HMI Cabang Persiapan Jeneponto XVII 1
BADKO HMI MALUKU-MALUKU UTARA
HMI Cabang Ambon I 1
HMI Cabang Tual II 1
HMI Cabang Ternate III 1
HMI Cabang Namlea-Buru IV 1
BADKO HMI PAPUA
HMI Cabang Jayapura V 1
HMI Cabang Monokwari VI 1
HMI Cabang Merauke VII 1
HMI Cabang Fak-Fak VIII 1
HMI Cabang Sorong IX 1


















Nomor : 01/B/OC-LK2 /04/1432 H
Lamp. : Satu Bundelan Proposal
Perihal : Permohonan Delegasi Kepada yang terhormat,
Pengurus HMI Cabang Se-Indonesia
Di,-
Tempat
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Teriring salam dan do’a semoga Allah SWT, senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq serta hidayah-Nya kepada kita sekalian dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amin

Sehubungan dengan akan diselenggarakannya Intermediate Training (LK - 2) Tingkat Nasional HMI cabang Limboto, maka kami memohonkan partisipasi saudara / (i) untuk mengirimkan delegasi sebagai peserta pada kegiatan dimaksud yang insyaAllah akan di selenggarakan pada :
Hari / tanggal : Jumat – Sabtu, 01- 09 April 2011
Tempat : Gedung Marten Lipotu, Kab. Gorontalo, Prov. Gorontalo
Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas perhatian, peran sertanya dan kerjasama diucapkan terima kasih.
Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas bantuan dan kebijaksanaannya diucapkan terima kasih.
Billahittaufiq wal hidayah
Wassalamua’laikum Wr.Wb

Limboto, 5 Rabiul Akhir 1432 H
9 Maret 2011 M
Organizing Committe
Intemediate Training (LK-2)
Tingkat Nasional HMI Cabang Limboto

Ttd Ttd
Rustan Yusuf Andre Bone
Ketua Sekretaris

Mengetahui,
Pengurus (HMI) Cabang Limboto

Ttd
FACHMI R. MOPANGGA
KETUA UMUM




BIODATA PESERTA
INTERMEDIATE TRAINING (LK II) TINGKAT NASIONAL
HMI CABANG LIMBOTO

Nama :______________________________________
Tempat/ Tanggal Lahir : _____________________________________
Alamat : _____________________________________
Asal Cabang : _____________________________________
No Telp. / HP : _____________________________________

Riwayat Organisasi
1. ____________________________________ Tahun ___________
2. ____________________________________ Tahun ___________
3. ____________________________________ Tahun ___________
4. ____________________________________ Tahun ___________
5. ____________________________________ Tahun ___________

Jenjang Perkaderan
1. ______________________________________________________
2. ______________________________________________________
3. ______________________________________________________
4. ______________________________________________________

Motto Hidup
_____________________________________________________________
Karya yang pernah dipublikasikan
1. ______________________________________________________
2. ______________________________________________________
3. ______________________________________________________
4. ______________________________________________________
5. ______________________________________________________





Limboto , ____________ 2011




(___________________________)
Diposkan oleh Fac_HmI di 23:04

Senin, 23 Mei 2011

KALA GUNDAH


ku sangka hari esuk
ku harap esuk hari
kala gundah itu membawa aku
kedalam lautan cita

secercik goresan tinta
aku kumpulkan diantara lembaran kertas
meyakinkan diriku
memanggilku datang untuknya

saat-saat datang masa yang aku impikan
ternyata masih ada lagi yang harus ku impikan lagi
bersimpuh aku tak tahu
karena jalan itu seolah tampak tak terbatas

hanya sang pemberi hidup
tahu dan mengetahui adaku
ku harap dia tak meninggalkanku
seperti kisah sang yesus yang di tinggalkan tujannya saat di salib.

dan aku yakin bahwa tuhanku tak mungkin demikian
dia maha segalanya
dia adalah sang maha
maha di maha diantara semuanya

Selasa, 15 Maret 2011

AKU HANYA ANAK DESA


Mimpi datang di saat malam tiba
Menelimuti mata dan pikiranku
Sayuh sayuh aku berlari
Mengejar angan dan cita-cita

Mimpi mimpi bukanlah sekedar buah tidur
Bagiku mimpi adalah lautan harapan
Mimpi adalah kenyataan dalam angan
Mimpi adalah cita-cita yang tersimpan dan butuh jawaban

Mungkin saja aku tak tahu
Apa yang sedang aku alami
Di dalam tidurku saat itu
Namun aku yakin itulah yang harus berarti untuku

Esuk hari aku bangun
Menatap pagi dan hari untuk masa depan
Walaupun aku bukan siapa-siapa
Aku yakin semua dan siapapun akan bisa

Aku hanya seorang anak desa
Hidup di pinggir kemapanan
Bangun ingin bangkit dari keterpurukan
Meraih asa dan impian

Aku hanya anak desa
Belajar menjadi orang yang di idamkan semua
Bertarung dengan praduga
Bercatur dengan hamparan impian

Yakin dan usaha
Buah akan ku raih
Usaha dan yakin
Mimpi akan ku raih
AIR MATA TERAHIR

Untukmu yang aku cinta
Bagimu yang aku sayang
Padamu wahai yang aku sanjung
Telah dating waktu yang terahir

Kedatanganmu dalam hidupku
Tak mungkin aku lupakan
Bayangan dirimu sering berlalu lalang
Menjelmakan baying di depan mataku

Kenangan-kenangan itu seolah dekat
Tak ada sekat sedikitpun
Menembus dua dunia
Menjangkau katulistiwa rasa

Namun aku harus rela
Menepis indahnya kenangan yang kau titipkan itu
Mengikhlaskan kepergianmu
Saat-saat kau pergi jauh dan tak mungkin kembali lagi

Air mata ini terus berkata
Meneriakan rasa hati
Rasa yang semu dalam jiwa
Karena air mata ini yang terakhir

Senin, 14 Maret 2011

BILANGAN RASIONAL DAN IRASIONAL

MAKALAH
Disusun Guna Memenuhi Tugas
Mata Kuliah matematika II.
Dosen Pengampu : Kristi Liani M.Pd




FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2011

BILANGAN RASIONAL DAN IRASIONAL
I. PENDAHULUAN
Mata pelajaran matematika adalah mata pelajaran yang isi muatannya berkaitan dengan hitung menghitung. Keadaan ini menuntut setiap orang baik itu anak-anak ataupun dewasa hingga tua sekalipun harus teliti dalam berhitung. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kesalahan dalam proses menghitung yang berakibat fatal.
Orang yang mahir matematika bukan berarti karena kebetulan. Untuk menguasai materi matematika di syaratkan mengetahui dan menguasai kajian dasarnya. Selanjutnya dia sering berlatih dengan soal-soal yang berkaitan dengan apa yang sedang di pelajarinya. Sehingga dia bisa menguasai secara benar teori, konsep dan penerapannya untuk mempelajari salah satu disiplin ilmu ini. Oleh karena itu untuk memenuhi tuntutan tersebut, dalam makalah ini di cantumkan uraian singkat tentang bilangan rasional dan irasional.

II. POKOK BAHASAN
A. Pengertian bilangan
B. Pengertian bilangan rasional dan irasional
C. Macam-macam bilangan rasional dan irasional

III. PEMBAHASAN
A. Pengertian bilangan
Bilangan adalah representasi fisik dari data yang diamati. Bilangan dapat dipresentasikan dalam berbagai bentuk, yang kemudian digolongkan pada sebuah system bilangan, tetapi mempunyai arti yang sama . Devinisi ini memberikan gambaran tentang sebuah konsep pengertian bilangan. Dalam hal ini, di nyatakan bahwa kemunculan bilangan di pengaruhi oleh adanya bukti fisik dari data yang bisa di amati. Sehingga secara dangkal salah satu pengertian bilangan di maknai sebagai suatu konsep penyederhanaan bentuk fisik dalam bentuk data – data.

Ada pula yang mendefinisikan bilangan sebagai suatu konsep matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran. Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan. Dalam matematika, konsep bilangan selama bertahun-tahun lamanya telah diperluas untuk meliputi bilangan nol, bilangan negatif, bilangan rasional, bilangan irasional, dan bilangan kompleks .

B. Pengertian bilangan rasional dan irasional
Di dalam disiplin ilmu matematika bilangan bisa dikatakan dapat dibagi menjadi dua sekup besar yaitu bilangan rasional dan bilangan irasional.
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai a/b dimana a, b bilangan bulat dan b tidak sama dengan 0.

Devinisi ini selaras dengan pengertian dalam sebuah buku matematika yang di tulis oleh Drs.M. Margha. Beliau mengatakan, bilangan rasional adalah bilangan yang dapat di tulis sebagai z = a/b dengan a, b z dan b 0.

Kalau belum jelas mengenai devinisi di atas lihatlah contoh di bawah ini:
1. Angka 4. Angka ini dapat disusun ulang menjadi .a=4 dan b=1. Jadi, 4 bilangan rasional.
2. Pecahan . Pecahan ini jelas merupakan bilangan rasional, karena a=2 dan b=3.

Kalau menurut kaidah bahasa Indonesia, bilangan irasional adalah bilangan yang tidak rasional. Jadi, kita harus tahu dulu apa itu bilangan rasional. Bilangan rasional adalah bilangan real yang dapat di susun ulang dalam bentuk pecahan a/b dimana a dan b harus integer.

Di katakan pula nahwa bilangan irasional adalah bilangan riil yang tidak bisa dibagi (hasil baginya tidak pernah berhenti). Dalam hal ini, bilangan irasional tidak bisa dinyatakan sebagai a/b, dengan a dan b sebagai bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol. Jadi bilangan irasional bukan merupakan bilangan rasional. Contoh yang paling populer dari bilangan irasional ini adalah bilangan π, , dan bilangan e.

Bilangan π sebetulnya tidak tepat, yaitu kurang lebih 3.14, tetapi
= 3,1415926535.... atau
= 3,14159 26535 89793 23846 26433 83279 50288 41971 69399 37510...
Untuk bilangan :
= 1,4142135623730950488016887242096.... atau
= 1,41421 35623 73095 04880 16887 24209 69807 85696 71875 37694 80731 76679 73798..

Sedangkan bilangan selain dari keduanya, baik bilangan rasional dan irasional maka termasuk dalam penggolongan imajiner.
Bilangan imajiner adalah apabilan sebuah bilangan bukan merupakan bilangan nyata( dalam artian bilangan tersebut bukan merupakan bilangan rasional maupun irasional ), maka bilangan tersebut dikatakan imajiner .

Di katakan pula bahwa bilangan imajiner adalah bilangan yang mempunyai sifat i 2 = −1. Bilangan ini biasanya merupakan bagian dari bilangan kompleks. Selain bagian imajiner, bilangan kompleks mempunyai bagian bilangan riil. Secara definisi, (bagian) bilangan imajiner i ini diperoleh dari penyelesaian persamaan kuadratik:

Bilangan adalah bilangan imajiner, bilangan yang tidak real (bilangan yang sesungguhnya tidak ada, karena bilangan negatif tidak bisa diakar . Jadi, jelas kalau bilangan itu tidak termasuk bilangan rasional maupun bilangan irasional

C. Macam-macam bilangan rasional dan irasional
Apabila kita mengatakan bilangan rasional berarti di dalamnya sudah mencakub bilangan-bilangan lain seperti: bilangan bulat, bilangan asli, bilangan cacah, bilangan prima dan bilangan-bilangan lain yang menjadi subset dari bilangan rasional.

Moh. Syamsul hidayat dalam bukunya yang berjudul solusi matematika lengkap membagi bilangan rasional kedalam dua kelompok. Pertama bilangan pecahan, dan yang kedua bilangan bulat. Sedangkan bilangan bulat tersebut terbagi lagi menjadi bilangan bulat negatif dan bilangan cacah. Selanjutnya bilangan cacah mencakup di dalamnya bilangan asli( baik ganjil ataupun genap) dan nol. Terakhir dia menggolongkan bilangan asli itu menjadi bilangan prima dan bilangan komposit.

Bilangan pecahan adalah suatu bilangan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Bentuk pokoknya adalah /b, dengan
a = pembilang ( merupakan bilangan bulat )
b = penyebut ( merupakan bilangan asli )
Jenis-jenis pecahan ada lima. Lihatlah tabel di bawah ini :

Bilangan bulat adalah semua bilangan yang terdiri dari bilangan cacah (0, 1, 2, ...) dan negatifnya (-1, -2, -3, ...; -0 adalah sama dengan 0 dan tidak dimasukkan lagi secara terpisah).

Bilangan bulat juga sering di devinisikan sebagai bilangan yang bukan pecahan, yang meliputi ; bilangan bulat positif (bilangan asli 1,2,3…., dst), bilangan nol yaitu 0, dan bilangan bulat negatif ( bilangan yang nilainya berlawanan dengan bilangan bulat positif; 1,2,3,4….., dst) .
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu {0, 1, 2, 3 ...}. Dengan kata lain himpunan bilangan asli ditambah 0. Jadi, bilangan cacah harus bertanda positif.

Sehingga dapat di simpulkan bahwa bilangan cacah merupakan bilangan bulat positif yang di awali dari angka nol.

Dalam matematika, terdapat dua kesepakatan mengenai himpunan bilangan asli. Yang pertama definisi menurut matematikawan tradisional, yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol {1, 2, 3, 4, ...}. Sedangkan yang kedua definisi oleh logikawan dan ilmuwan komputer, adalah himpunan nol dan bilangan bulat positif {0, 1, 2, 3, ...}.

Bilangan asli merupakan salah satu konsep matematika yg paling sederhana dan termasuk konsep pertama yang bisa dipelajari dan dimengerti oleh manusia, bahkan beberapa penelitian menunjukkan beberapa jenis kera juga bisa menangkapnya.

Bilangan prima adalah bilangan asli yang lebih besar dari 1, yang faktor pembaginya adalah 1 dan bilangan itu sendiri. 2 dan 3 adalah bilangan prima. 4 bukan bilangan prima karena 4 bisa dibagi 2. Sepuluh bilangan prima yang pertama adalah 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23 dan 29.
Jika suatu bilangan yang lebih besar dari satu bukan bilangan prima, maka bilangan itu disebut bilangan komposit.

IV. KESIMPULAN
Di dalam disiplin ilmu matematika bilangan dapat dibagi menjadi dua sekup besar yaitu bilangan rasional dan bilangan irasional.
Bilangan rasional di dalamnya mencakub bilangan-bilangan lain seperti: bilangan bulat, bilangan asli, bilangan cacah, bilangan prima dan bilangan-bilangan lain yang menjadi subset dari bilangan rasional.

V. PENUTUP
Demikian tadi makalah yang dapat kami buat. Kami menyadari bahwa makalah tersebut pasti masih jauh dari sempurna . Maka dari itu kritik dan saran yang membagun dari para pembaca selalu kami nantikan demi terwujudnya makalah yang lebih baik









DAFTRAR PUSTAKA


Kusuma, Irwan, Rahasia Matematika Untuk Sd Kelas 4-5-6 Grafika Mulia
Hidayat , Moh. Syamsul, Solusi Matematika Lengkap Untuk Sd Kelas 3,4,5,6 Surabaya: APOLLO , 2007
http://handono-eksak.blogspot.com/2007/12/bilangan.html3/9/2011 3:17:02 AM
http://wapedia.mobi/id/Angka3/9/2011 10:27:09 PM
http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan_rasiona l 3/5/2011
http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2068232-pengertian-bilangan/3/9/2011 10:24:46 PM

Senin, 28 Februari 2011

Arti kasih dalam senja

Bila langit telah larut
Dia murung tak bercahaya
Luasnya hitam pekat menjelang malam
Membawa hampa sunyi dan kelenggangan

Satu kata telah ku ucap
Dalam gelisah di dadaku
Kau ku anggap bagai bidadari dari kahyangan
Melingkup keanggunan dan keindahan

Lirik kata telah kau ucap
Dari tanya daku yang gelisah menunggu
Tak mungkin melempar bunga mawar dariku.
Namun ternyata mawar telah tahu dan melayu saat itu

Kasih di saat senja arti kasih yang sesungguhnya
Melambangkan isi hati yang cinta dari jiwa raga
Kau lah arti hidupku
Meskipun sungguh kau telah mencampakanku

Sabtu, 26 Februari 2011

Itu bukan segalanya

kapankah kau kembali
kapankah kau mengerti
kapankah kau menepati janji
menyatakan kata dari kesadaran hati

ku tunggu kau datang
mengharap pada keputusanmu
aku rela kau bersamanya
jika itu harus aku terima

aku hanya ingin padamu
kau berkata jujur meski pilu
pasrah pada hati
mengungkapkan rasa yang sebenarnya

langit-langit cinta mulai cemas
mencemaskan diriku
mengharap baik dari katamu
menyatakan kata untuk diriku

cinta hanyalah sebuah rasa
datang pergi kadang benci
cinta hanyalah sebuah kata
mengapa kau tak mengerti

cinta tak harus melukai
cintak tak harus memiliki
cintak tak perlu di ungkapkan
karena cinta memang hanyalah arti rasa

kepedihanku adalah kebahagiaanmu
kebahagiaanku adalah kepedihan hatiku
sama saja rasa itu datang
tetapi bagiku itu bulan segalanya

Dia di cari

malam yang gelap
dengan segala yang di bawa
selalu datang bergantian dengan siang
tampil dalam wajah hitam

saat itu cahaya mulai di butuhkan
cahaya di cari
saat itulah dia di mengerti
dan saat itu pula dia memilki arti

amal datang bagai malam
di saat orang-orang berada dalam kegelapan
dia di cari
dia di butuhkan

ada kesempatan
ada peluang
dengan apa gerangan mereka datang
datang dengan kebahagiaan atau malah kekhawatiran

Karikatur Diskriminasi

Kala cinta datang

Ucapanmu membuatku merasa tenang
merasakan tingginya alunan cinta
pandanganmu ungkapkan asmara
seindah cinta mati yang ada di surga

kala cinta datang
dan dia di ungkapkan
harap dan gelisah di rasakan
itulah arti cinta

cinta kadang aneh
seaneh kata hati
cinta kadang indah
seindah bulan purnama

cinta kadang tak terbatas
cinta itu kadang bebas
cinta itu rumit
serumit kabel

cintailah dia karena cinta
cintailah dia dengan mesra
cintailah dia bukan karena apa-apa
cintailah dia hanya karena adanya cinta

Berwajah bunglon

Dasar tukang penipu
kerjaannya memang seperti itu
berwajah bunglon
seperti dandan di salon

apapun bentuk tinglkah lakunya
di manapun dia berada
kepada siapapun berteman
pasti akan menyusahkan


jelas di mata itu salah
tak perlu ada keraguan
tampak jelas itu salah
tetap saja di lakukan

akal baginya bukan apa-apa
hati untuknya hanyalah nafsu saja
kecerdasan baginya hanyalah sebuah alat
untuk mencari keuntungan dengan penipuan

Kapan damai alam datang

Langit berujar
dengan seribu kata yang belum di mengerti
sesaat gunung pun ikut-ikutan berkata
aku di sakiti tangan jahil

apalagi hujan
dia tak merasa bersalah
karena dia bukan apa-apa
dia di undang kedatangannya karena ulah mereka

orang paham
namun tak menyadari
mereka tahu
namun belum bisa mematuhi

kapankah damai alam itu datang
kapankah surga alam itu menyapa
kapan bencana itu mereda
kita semualah yang harus menanggung segala akibatnya

Rabu, 23 Februari 2011

RINDU HALAMAN RUMAH

Kadang seseorang tidak berpikir, bagaimanakah keadaan kleluargaku ya?. Bagaimana keluargaku di dfesa sana. Ya inilah pertanyaan yang harus ada. Agar hubungan silaturahmi antar sesame selalu ada. Kebahagiaan hidup akan bertambah indah dan dapat berbagi dengan sesama.

Orang lupa keluarga memang sah-sah saja. Asalkan kelupaan itu ada alas an yang dapat di nalar. Sehingga segala sesuatunya akan bermakna.

Orang yang lupa keluarga mungkin bias saja karena ada Pekerjaan yang menjanjikan, prospek karir selalu tercapai, penghasilan semakin meningkat, order yang semakin tumbuh. Itu lah penyakit lupa. Orang bias lupa keluarga karena hal-hal semacam itu.

Namun keadaan itu pasti hanya akan terjadi sesataat. Dia akan rindu, rindu dan semakin rindu. Rindu dengan keluarga, teman lama, kerabat atau orang-orang yang di cintainya.

Kampung halaman memang terkadang menyebalkan. Terutama bila itu di kontekskan dengan sebuah pekerjaan. Paling-paling pekerjaan di desa adalah menggarap sawah. Paling hanya bertani atau memelihara hewan ternak yang lain. Semua pekerjaan itu sangat sedikit penghasilannya. Dagangan yang di hasilkan pada saan panen raya pun seringkali mengecewakan. Inilah yang mengakibatkan banyak orang desa pergi ke kota. Hijrah demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Ingin membahagiakan keluarga dengan materi dunia yang berkecukupan.

Setelah mimpi itu terjadi, terasa kecukupan, mereka sadar. Ternyata ada saja perasaan yang ganjil di hati mereka. Mereka merasa ada sesuatu yang kurang di balik sebuah kesuksesan yang di dapatkannya selama di perkotaan.

Apa yang kurang itu?. Jawabannya adalah pulang ke kampong halaman. Orang-orang menyebutnya dengan Pulang kampung atau pulang ke rumah halaman. Hati terasa kangen dengan segala sesuatu yang ada di tanah ke;lahiran. Teringat dengan m,asa kecil yang penuh dengan cerita lucu dengan sesame teman. Rindu, rindu dengan semuanya. Inilah yang di namanakan dengan rindu rumah halaman. .

Apakah gerangan yang menjadikan seseorang balik ke rumah? Padahal jarah antara tempat mereka tinggal amat jauh. Ada juga yang luar kota, luar pulau, bahkan luar negri. Namun tetap saja rasa ingin bertemu keluarga selalu menjadikan jarak yang jauh menjadi dekat, perjalanan yang melelahkan tak di hiraukan.

Salah satu jawabannya adalah rindu halaman rumah. Ya, inilah moment istimewa bagi siapapaun yang menunggu sebuah kebahagiaan. Berbagi dengan keluarga tercinta. Mengingat masa lalu yang begitu asyik untuk di replay ulang dalam pandangan mata.

Ada pepatah mengatakan “ Jika ada seseorang yang tidak rindu dengan halaman rumah bisa jadi dia tidak ingat lagi keluarga”.
Nah kalau mau melihat kata-kata di atas makanya ayoo. Ayooo jangan di usahakan tali silaturahmi yang sejak dulu ada di bangun lagi. Kita yang selama ini jauh dari keluarga, kerabat, dan halaman rumah jangan sampai menyia-nyiakan waktu luang untuk berbagi dengan mereka. Kalaupun toh kita belum bias mengunjungi mereka satu bulan sekali, di usahakan dua bulan, tiga bulan, empat bulan atau enam bulan sekali.

Kalaupun itu juga belum bias karena terlalu sibuk, ya setahun sekali. Masak sampai tidak kasihan dengan mereka yang sejak kecil menimang-nimang dalam ayunan dan gendongan. Minimal setahun sekali. Tidak etis kalau selama bertahun-tahun tak pulang.

Waktu untuk berbagi sangat beragam. Jika dia adalah seorang pelaja atau mahasiswa jangan lupa tilik ( berkunjung atau pulang ke halaman rumah) rumah. Pasti orang tua sangat merindukan kedatangannya. Karena dalam situasi lama tidak bertemu, pasti mereka sangat senang. Walaupun pulang tidak membawa oleh-oleh pun pasti mereka dapat menerima kehadiran kita dengan tangan terbuka. Tidak hanya itu saja, kalau memang sebelum pulang rumah sudah menghubungi keluarga dulu, dapat dio pastikan mereka akan bersiap-siap. Ya mungkin menyiapkan makana kesukaan, minuman vavorit atau mungkin malah ada kejutan yang lebih dari itu. Sooo tidak ada salahnya jika waktu-waktu yang baik untuk pulang rumah di manfaatkan sebagaimana mestinya.

Apabila kita sebagai seorang yang bertugas, entah PNS, tentara, pekerja pabrik atau yang lain luangkanlah waktu pula untuk mereka. Tidak ada salahnya jika hanya pulang sekali dalam satu tahun. Toh mereka juga sudah menyadari dengan situasi. Mereka akan senang sekali dengan kehadiran kita. Apalagi kepulangan itu dengan membawa oleh-oleh. Pasti akan sepoerti kegembiraan seorang yang sedang kehausan, sudah kesana-kemari mencari air minum tidak dapat-dapat lalu turunlah hujan lebat. Ohh asyiknya.

Masih ada banyak lagi sesuatu yang ajaib dari pulang ke kampong halaman. Makanya ayo, pulang. Usahakan keberhasilan kita dapat di bagi dengan mereka. Dengan keluarga. Sanak famili, kerabat dan orang-orang tercinta. Berbagilah kebahagiaan dengan sesame.

UCAPAN ADALAH JANJI SUCI

Ucapan adalah janji suci
Dan memang ucapa itu adalah janji suci
Janji yang di tunggu kenyataannya
Janji yang harus di bayar oleh siapapun orangnya

Apakah yang mereka lihat
Apakah yang mereka dengar
Apakah yang mereka piker
Apakah yang mereka angankan

Berbuat tak bertanggung jawab
Bertutur tak jujur
Berjanji tak di tepati
Dan entah apalagi yang telah di hianati

Manusia makluk termulia
Itulah pikir mereka
Namun pantaskah itu
Dengan berjanji tetapi menghianati


Semarang 24 feb. 2011

MATI RASA

Dengan rasa manusia hidup
Dengan rasa manusia berharga
Dengan rasa manusia merasa
Dan hanya dengan rasa manusia muliya

Di tengah kehidupan
Perjalanan mengentak
Di tunggu oleh jutaan rintang dan haling
Di terpa oleh cemas dan harapan

Sampai ahirnya mereka sadar
Menjalankan langkah kaki
Menjaga kehidupan dan penghidupan di dunia ini
Dengan rasa dan kesadaran

Tetapi bila mana mereka yang lalai
Yang tergiur oleh iming dunia dan tahta
Tergerus oleh angan derajat yang tak sempurna
Hilanglah rasa itu dengan sendirinya

Sudahlah hidup itu
Usailah makna hidup itu
Raiplah janji surga sang pencipta itu
Hanya karena mati rasa

Semarang 24 feb. 2011

Selasa, 22 Februari 2011

Cinta adalah rasa hati

Rasa di rasa
Pandangan mata melirik
Perasaan yang di tunggu pun datang
Datang semabari berlari

Tak tahu apa jadinya
Kata teman-teman selalu menjadikan tanya
Benarkah itu
Apakah itu kenyataannya

Rasa penasaran tak kunjung pergi
Hinggap menunggu nyata
Ternyata kata ini berucap
Siaplah kau dengan kenyataannya

Balutan cemas menyimpuli hati
Tertekan oleh suara menghawatirkan
Memang cinta kadang tak seperti angka-angka
Karena cinta persoalan hati

Semarang 22 feb. 2011

Ingatlah wahai punggawa bangsa

Sepahit rasa jamu
Sepanas aura api
Berulang kali di ajukan permintaan itu
Tak ada simpati pun yang dapat di nanti

Penantian panjang sekumpulan manusia
Menuntuk hak yang di milkinya
Terik matahari bagi mereka
Seolah bagai ac yang nyaman di rasa

Tapi mungkinkah ini
Di rasa dan di raba
Oleh si dia pembawa suara
Dengan dalih kesejahteraan dan janji-janji saja

Kapankah ini berahir
Berahir tanpa lukka
Sesuap nasi yang mahal
Ibarat pengorbanan jiwa dan raga

Yang di sana wahai punggawa bangsa
Wahai pemimpin bangsa
Janjimu adalah hutang
Sampai kapanpun adalah milik mereka


 Semarang 22 feb. 2011


Gelisah dalam kehampaan

Pandangan mata tak di rasa
Meskipun pakaian berwarna warni
Hati merasa gundah atas kekosongan isi hati
Mencoba mengetuk pintu yang samar

Gelisah hanyalah rasa
Kenyataan memang tak mungkin terelakan
Teriakan seperti apapun bentuknya
Seolah tanpa makna karena hampa

Telinga tidak bisa mendengar
Rintihan hati yang sedang beradu
Dalam kesunyian hati yang tanpa tujuan
Gelisah dan hampa saling menyerutu

Semarang 22 feb. 2011